Parenting #17 : Strategi Tepat Pembelajaran Anak Usia Dini

KLINIKGURU.com - Lama rasanya kami tidak update lagi artikel mengenai tips parenting, maka kali ini kami akan bagikan satu artikel sederhana sebagai bahan pengetahuan sahabat semua. Tak jarang sebagai guru maupun calon guru maupun orang tua merasa gugup ketika akan mengajar dikelas atau dirumah, terutama pengajaran pada anak usia dini. Sebenarnya gugup dan tegang itu wajar meski sudah mempersiapkan dengan maksimal. Tetap tenang dan banyak melakukan latihan bisa mengurangi hal tersebut, ditambah menentukan strategi yang tepat juga perlu agar kedepan bisa lebih maksimal.
Pembelajaran pada anak usia dini memiliki tujuan untuk mengembangkan aspek perkembangan pengetahuan anak. Dalam pencapaiannya tentu perlu menerapkan strategi tepat dengan langkah maupun cara yang dirancang untuk mendapat hasil optimal. Terkadang Strategi Pembelajaran dan Metode Pembelajaran sendiri kerap mengalami kebimbangan definisi. Strategi pembelajaran adalah langkah yang dirancang mencapai hasil optimal, sedangkan metode pembelajaran adalah cara yang dilakukan untuk mencapai target pembelajaran.

Dikutip dari laman rasmussen.edu, yang ditulis oleh Anna Heinrich di Collegis Education menjabarkan beberapa strategi pembelajaran yang dapat dipertimbangkan untu PAUD, yakni sebagai berikut :
  • Pelabelan/Simbol
    Dr. Elaine Fogel Schneider, direktur Touchtime International menuturkan bahwa menerjemahkan dari gambar ke kata membantu perkembangan bahasa. Oleh karenanya pengenalan simbol dilingkungan sekitar dapat meningkatkan kosa kata anak.

  • Pengenalan dan Pencocokan Suara
    Cara ini dilakukan dengan menggunakan huruf yang dituliskan pada karton dan beberapa benda/gambar. Mekanismenya seperti menyediakan huruf A dan K serta gambar Ayam dan Kucing. Kemudian anak diminta menyebutkan huruf dan mencocokan dengan gambar dan menempelkan sesuai dengan huruf pertama nama gambar. Kegiatan ini memungkinkan anak untuk langsung belajar.

  • Beralih Aktivitas
    SIfat anak sangat mudah bosan, sehingga proses belajar yang panjang akan sulit dilakukan. Nency Gretzinger, menyarankan untuk memulai aktivitas anak dengan mendengar atau membaca, dilanjut dengan aktivitas yang lebih hidup seperti pelajaran seni atau musik. Saran lainnya dengan memasang jadwal harian anak dengan warna dan gambar, dengan tujuan agar anak lebih semangat dan fokus dalam kegiatan belajar setiap harinya.

  • Bercocol Tanam
    Ini adalah salah satu kegiatan yang dapat mengajarkan pengetahuan tentang alam pada anak. Tentang bagaimana sebuah tanaman bertumbuh, dari sebuah biji hingga menjadi sebuah tanaman atau pohon. Selain itu, ini juga dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik halus anak.

  • Libatkan Indera dalam Sains
    Hellen Meissner seorang guru PAUD menekankan bahwa sangat penting untuk mendorong anak menggunakan seluruh panca indera dalam kegiatan sains maupun observasi. Misalnya, saat anak belajar menanam, mereka dapat berdiskusi tentang bagaimana bau tanah, warna tanah dan sebagainya.

  • Tetapkan Aturan
    Aturan merupakan salah satu strategi bagus untuk diterapkan. Bisa dimulai dengan aturan sederhana yang ditempelkan disudut ruangan atau kelas dan saling mengingatkan satu sama lain tentang prilaku baik maupun buruk.

  • Sesuaikan Kegiatan dengan Anak
    Guru atau orang tua harus peka terhadap peserta didiknya, misal tentang situasi dirumahnya atau dilingkungannya.


Untuk TIPS GURU atau PARENTING lainnya bisa telusuri melalui link dibawah :

Perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat menuntut guru, pengajar dan orang tua untuk menjadi sosok pendidik yang baik. Metode yang dipakai pun harus selalu diupdate seiring perkembangan jaman agar keefektivan juga strategi bisa cocok dan tepat dengan anak dan kurikulum setiap periodenya. Dan itulah diatas sedikit tips parenting sederhana dalam pembelajaran anak usia dini. Semoga apa yang sudah kami tuliskan diatas bermanfaat untuk sahabat. Terimakasih dan salam sehat untuk semua. ~

"Jika ada LINK DOWNLOAD yang error / tidak bisa diakses, tertukar file, atau ada beberapa kesalahan/kekeliruan dalam penyampaian informasi bisa sampaikan melalui komentar dibawah atau melalui email kami di klinikguru@gmail.com untuk segera kami perbaiki. "

Referensi : IG : rassmusen edu dengan pengembangan

Insert code: <i rel="code">Put code here</i> or <i rel="pre">Put code here</i>
Insert image: <i rel="image">Put Url/Link here</i>
Insert title: <b rel="h3">Your title.</b>
Insert blockquote: <b rel="quote">Put text here</b>
Bold font: <b>Put text here</b>
Italics: <i>Put text here</i>

0 Komentar